Alexander Hamilton — Anak Haram yang Membangun Sebuah Bangsa

Pencerahan Revolusioner
Alexander Hamilton — Anak Haram yang Membangun Sebuah Bangsa — book cover

Anak Haram yang Membangun Sebuah Bangsa

Lahir 1755
Wafat 1804
Wilayah Karibia / Amerika Serikat
TEMUKAN

Pada pagi hari tanggal 11 Juli 1804, otak paling cemerlang dari generasi pendiri Amerika mendayung menyeberangi Sungai Hudson untuk berhadapan dengan Wakil Presiden Amerika Serikat yang sedang menjabat, di sebuah tebing sempit di atas air. Dua tembakan menggema. Hanya satu orang yang berjalan pergi. Alexander Hamilton — yatim piatu, imigran, prajurit, negarawan, dan arsitek sistem keuangan Amerika — meninggal pada sore hari berikutnya, dalam usia empat puluh sembilan tahun. Hidupnya adalah pendakian paling mustahil dalam sejarah Amerika: dari kelahiran haram di sebuah pulau gula di Karibia hingga lingkaran dalam George Washington, penulisan Federalist Papers, dan penciptaan lembaga-lembaga yang menjadikan Amerika Serikat sebuah bangsa yang benar-benar berfungsi. Lebih dari dua abad kemudian, duel di Weehawken tetap menjadi salah satu misteri sejarah yang paling belum terpecahkan.

“Sebuah bangsa yang lebih memilih aib daripada bahaya telah siap menerima seorang tuan, dan pantas mendapatkannya.”

Rentang Hidup

1755–1804

Lahir di Pulau Nevis, Hindia Barat Britania, pada 11 Januari 1755 (atau 1757 — tahun kelahirannya tidak pernah dapat dipastikan). Meninggal pada 12 Juli 1804 di Kota New York, sehari setelah ditembak oleh Wakil Presiden Aaron Burr dalam sebuah duel di Weehawken, New Jersey.

Federalist Papers

51

Hamilton menulis lima puluh satu dari delapan puluh lima esai Federalist Papers — esai-esai yang diterbitkan pada 1787–1788 untuk meyakinkan New York agar meratifikasi konstitusi baru. James Madison menulis dua puluh sembilan esai dan John Jay lima esai. Hamilton mencetuskan gagasan proyek ini, merekrut rekan-rekan penulisnya, dan mendorong jadwal penerbitan dengan energi yang tak kenal lelah.

Usia Saat Menjadi Yatim Piatu

11

Ayah Hamilton meninggalkan keluarganya ketika Alexander berusia sepuluh tahun. Ibunya, Rachel Faucette, meninggal karena demam kuning ketika ia berusia sebelas tahun, meninggalkan dirinya dan sang kakak, James, sebagai yatim piatu tanpa sepeser pun di St. Croix. Seorang sepupu yang ditunjuk sebagai wali kemudian bunuh diri tak lama setelahnya.

Laporan Keuangan

5

Sebagai Menteri Keuangan pertama, Hamilton menyerahkan lima laporan monumental kepada Kongres: tentang kredit publik, tentang bank nasional, tentang percetakan uang, tentang manufaktur, dan tentang sistem pendapatan negara. Bersama-sama, laporan-laporan itu menciptakan arsitektur keuangan Amerika Serikat.

Dikenal Sebagai

Bapak Pendiri, Menteri Keuangan pertama, Federalist Papers, pencipta sistem keuangan Amerika Serikat

Peristiwa yang Menentukan

Portrait of Alexander Hamilton by John Trumbull, the Caribbean orphan who wrote his way to America
1772

Surat tentang Badai

Sebuah badai dahsyat menghantam St. Croix pada 30 Agustus 1772. Hamilton, yang saat itu berusia tujuh belas tahun dan bekerja sebagai juru tulis, menulis catatan yang begitu hidup tentang kehancuran itu, yang kemudian diterbitkan dalam Royal Danish American Gazette. Para pedagang setempat begitu terkesan oleh tulisan pemuda itu sehingga mereka mengumpulkan dana untuk mengirimnya ke koloni-koloni Amerika Utara demi pendidikan yang layak — peristiwa yang menjadi titik tolak karier luar biasanya.

Hamilton Grange, Alexander Hamilton's home in upper Manhattan
1777–1781

Tangan Kanan Washington

Pada usia dua puluh dua tahun, Hamilton bergabung dengan staf George Washington sebagai ajudan dengan pangkat letnan kolonel. Selama empat tahun ia mengabdi sebagai kepala staf Washington, menyusun perintah, mengelola korespondensi, dan menjalankan perundingan diplomatik yang sensitif. Hubungan keduanya intens dan kadang bergejolak — Hamilton gelisah dengan pekerjaan meja dan mendambakan kejayaan di medan perang — namun hal itu memberinya akses ke jajaran tertinggi pemerintahan revolusioner dan menempa kemitraan politik yang kelak membentuk bangsa baru itu.

The duel between Alexander Hamilton and Aaron Burr at Weehawken
1787–1788

Federalist Papers

Cemas bahwa New York mungkin menolak meratifikasi konstitusi baru, Hamilton mencetuskan dan sebagian besar menulis sendiri The Federalist — delapan puluh lima esai yang diterbitkan dengan nama samaran Publius. Ia merekrut James Madison dan John Jay sebagai rekan penulis, tetapi Hamilton sendiri menulis lima puluh satu dari esai-esai itu dengan kecepatan sekitar seribu kata per hari. Rangkaian esai ini tetap menjadi komentar tunggal paling penting atas Konstitusi Amerika Serikat dan teks fondasi filsafat politik Amerika.

Linimasa

1755

Lahir di Nevis

Alexander Hamilton lahir di Pulau Nevis, Hindia Barat Britania, sebagai anak tidak sah dari Rachel Faucette dan James Hamilton, seorang pedagang asal Skotlandia. Tahun kelahirannya — 1755 atau 1757 — tidak pernah dapat dipastikan secara definitif.

1768

Menjadi Yatim Piatu di St. Croix

Ibu Hamilton, Rachel, meninggal karena demam kuning pada 19 Februari 1768, meninggalkan Alexander dan kakaknya, James, sebagai yatim piatu yang melarat. Warisan mereka yang tak seberapa disita oleh seorang saudara tiri yang memiliki klaim hukum sebelumnya. Hamilton kemudian diasuh oleh seorang pedagang dan mulai bekerja sebagai juru tulis untuk perusahaan impor-ekspor Beekman and Cruger.

1772

Surat tentang Badai

Setelah badai dahsyat menghantam St. Croix pada 30 Agustus 1772, Hamilton menulis catatan yang begitu hidup yang diterbitkan di surat kabar setempat. Para pedagang yang terkesan mengumpulkan dana untuk mengirimnya ke koloni-koloni Amerika Utara demi pendidikan. Ia mendaftar di King's College (kelak menjadi Columbia University) di New York.

1776

Bergabung dengan Revolusi

Hamilton membentuk dan memimpin sebuah kompi artileri dalam Continental Army. Penampilannya dalam Pertempuran Trenton dan pertempuran-pertempuran lain menarik perhatian Washington. Pada awal 1777, ia diundang untuk bergabung dengan staf Washington sebagai ajudan.

1781

Yorktown

Hamilton akhirnya mendapatkan komando medan perang yang selama ini didambakannya, memimpin serangan malam yang nekat atas Redoubt No. 10 dalam Pengepungan Yorktown. Serangan yang berhasil itu turut memastikan menyerahnya pasukan Britania dan secara efektif mengakhiri Perang Revolusi.

1787

Konvensi Konstitusi

Hamilton menghadiri Konvensi Philadelphia sebagai delegasi dari New York dan menyampaikan pidato kontroversial berdurasi enam jam yang menganjurkan eksekutif yang kuat. Meski usulan-usulannya tidak diterima, ia menandatangani dokumen final tersebut dan mencurahkan dirinya sepenuhnya ke dalam kampanye ratifikasi.

1789

Menteri Keuangan Pertama

Presiden Washington menunjuk Hamilton sebagai Menteri Keuangan pertama. Selama enam tahun berikutnya, Hamilton menciptakan infrastruktur keuangan bangsa: mengambil alih utang-utang negara bagian, mendirikan bank nasional, membentuk U.S. Mint, dan meletakkan landasan bagi kapitalisme Amerika.

1804

Duel di Weehawken

Pada 11 Juli 1804, Hamilton berhadapan dengan Wakil Presiden Aaron Burr dalam sebuah duel di ketinggian Weehawken, New Jersey. Hamilton tertembus peluru yang bersarang di tulang belakangnya. Ia didayung kembali ke Manhattan dan meninggal pada sore hari berikutnya, dikelilingi oleh istrinya, Eliza, dan anak-anak mereka.

Tokoh-Tokoh Penting

George Washington
Panglima & Presiden

George Washington

Washington menarik Hamilton yang baru berusia dua puluh dua tahun dari komando artileri dan menjadikannya ajudan kepalanya — awal dari kemitraan politik paling menentukan di era pendirian bangsa. Washington memercayai sepenuhnya kecerdasan dan energi Hamilton, menunjuknya sebagai Menteri Keuangan pertama dan mengandalkan penilaiannya sepanjang dua masa jabatan kepresidenan. Hamilton, pada gilirannya, memuja Washington sebagai sosok yang tak tergantikan dalam Revolusi.

Aaron Burr
Rival & Pembunuh

Aaron Burr

Hubungan antara Hamilton dan Burr adalah permusuhan timbal balik yang membentang selama dua dekade. Keduanya adalah pengacara New York yang cemerlang; keduanya mengabdi dalam Revolusi; keduanya memiliki ambisi yang membara. Namun jika Hamilton membangun sistem, Burr mengejar kekuasaan. Hamilton bekerja di balik layar untuk menggagalkan Burr meraih kursi kepresidenan pada 1800 dan kursi gubernur New York pada 1804. Burr, yang murka oleh apa yang ia anggap sebagai fitnah bertahun-tahun, menantang Hamilton ke dalam duel yang merenggut nyawanya.

Alexander Hamilton
Alexander Hamilton — sang yatim piatu yang membangun fondasi keuangan sebuah bangsa.

Warisan Alexander Hamilton

Alexander Hamilton meninggal pada 12 Juli 1804, dalam usia empat puluh sembilan tahun. Ia meninggalkan seorang janda, tujuh anak yang masih hidup, dan gunungan utang — ironi pahit dari seorang lelaki yang telah menciptakan seluruh sistem keuangan sebuah bangsa namun tak pernah berhasil memperkaya dirinya sendiri. Pemakamannya menarik ribuan orang di sepanjang jalan-jalan Manhattan bagian selatan. Bendera-bendera kapal di pelabuhan dikibarkan setengah tiang. Bahkan musuh-musuh politiknya mengakui bahwa sesuatu yang tak tergantikan telah hilang.

Apa yang dibangun Hamilton tetap bertahan. Utang nasional yang ia ambil alih menjadi fondasi kredit Amerika. Bank yang ia dirikan menjadi model bagi Federal Reserve. Layanan bea cukai yang ia organisasikan mendanai pemerintahan selama satu abad. Ekonomi manufaktur yang ia bayangkan dalam Report on Manufactures akhirnya menjadikan Amerika Serikat bangsa terkaya di muka bumi. Bacalah kisahnya dalam kata-katanya sendiri dalam ePub sudut pandang orang pertama.

Dapatkan Biografi Lengkap dalam Sudut Pandang Pertama

Baca kisah Alexander Hamilton yang dituturkan dengan suaranya sendiri — 8 bab narasi sinematik dari sudut pandang pertama.

Lanjutkan Percakapan

Anda telah mendengar kisahnya. Kini tanyakan apa saja.

Bicara dengan Alexander Hamilton