Abraham Lincoln — Sang Pembebas Agung

Modern Pemimpin
Abraham Lincoln — Sang Pembebas Agung — book cover

Sang Pembebas Agung

Lahir 1809
Wafat 1865
Wilayah Amerika Serikat
TEMUKAN

Pada 14 April 1865, Abraham Lincoln duduk di sebuah paviliun di Ford’s Theatre menyaksikan sebuah komedi berjudul Our American Cousin. Di belakangnya, seorang aktor bernama John Wilkes Booth mengangkat pistol derringer. Lima hari sebelumnya, Robert E. Lee telah menyerah di Appomattox, mengakhiri perang saudara yang telah merenggut lebih dari 600.000 nyawa. Lincoln telah mempertahankan keutuhan Uni, menghapuskan perbudakan, dan mendefinisikan ulang makna demokrasi Amerika — namun ia tidak akan sempat menyaksikan perdamaian yang telah ia perjuangkan. Tidak ada presiden Amerika yang pernah diuji lebih berat, dan tidak ada yang menjawab ujian itu dengan kejernihan moral yang lebih besar.

“Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, tidak akan musnah dari muka bumi.”

Rentang Hidup

1809–1865

Lahir di sebuah gubuk kayu berkamar satu di Hardin County, Kentucky. Dibunuh di Ford’s Theatre, Washington, D.C., pada usia lima puluh enam tahun. Lima puluh enam tahun yang mendefinisikan ulang demokrasi Amerika.

Perang Saudara

4 tahun

Dari Fort Sumter pada April 1861 hingga Appomattox pada April 1865, Lincoln memimpin Uni melewati konflik paling mematikan dalam sejarah Amerika — lebih dari 600.000 tentara tewas.

Budak yang Dibebaskan

3,9 juta

Emancipation Proclamation membebaskan para budak di negara-negara Konfederasi mulai 1 Januari 1863. Amandemen Ketiga Belas, disahkan pada Januari 1865, menghapuskan perbudakan di seluruh negeri.

Pidato Gettysburg

271 kata

Disampaikan pada 19 November 1863, pidato Lincoln di Gettysburg berlangsung tak sampai dua menit namun menjadi pidato paling termasyhur dalam sejarah Amerika — sebuah pendefinisian ulang tujuan bangsa.

Dikenal Sebagai

Presiden ke-16 Amerika Serikat, mempertahankan keutuhan Uni, menghapuskan perbudakan

Peristiwa yang Menentukan

First Reading of the Emancipation Proclamation of President Lincoln — Francis Bicknell Carpenter, 1864
1 Januari 1863

Proklamasi Emansipasi

Perintah eksekutif Lincoln menyatakan bahwa seluruh budak di negara-negara Konfederasi “adalah, dan sejak saat itu akan selamanya, bebas.” Perintah ini mengubah Perang Saudara dari perjuangan mempertahankan keutuhan Uni menjadi perang demi kebebasan manusia. Hampir 200.000 tentara dan pelaut kulit hitam kemudian bertugas dalam militer Uni, yang secara menentukan mengubah jalannya perang. Proklamasi ini tidak membebaskan para budak di negara-negara perbatasan yang tetap setia kepada Uni — argumen konstitusional Lincoln sangat tepat: ia dapat menyita “properti” musuh sebagai langkah masa perang, tetapi tidak dapat mengesahkan penghapusan perbudakan tanpa sebuah amandemen. Amandemen itu — Amandemen Ketiga Belas — akan menyusul pada 1865.

Lincoln at Gettysburg, November 19, 1863 — one of the few photographs of the event
19 November 1863

Pidato Gettysburg

Empat setengah bulan setelah pertempuran paling berdarah dalam Perang Saudara, Lincoln menyampaikan pidato dua menit yang mendefinisikan ulang makna konflik tersebut dan bangsa itu sendiri. Ia tidak menyebut nama Uni maupun Konfederasi. Ia juga tidak menyebut perbudakan. Sebaliknya, ia kembali merujuk pada Deklarasi Kemerdekaan dan janjinya bahwa “semua manusia diciptakan setara,” dengan berargumen bahwa perang ini adalah ujian apakah suatu bangsa yang “dikandung dan didedikasikan demikian” dapat bertahan. Pidato ini sempat diremehkan oleh sejumlah surat kabar, namun kini terukir di marmer Lincoln Memorial.

Abraham Lincoln delivering his Second Inaugural Address, March 4, 1865
4 Maret 1865

Pidato Pelantikan Kedua

Dengan perang yang hampir dimenangkan, Lincoln memilih untuk tidak merayakan maupun menyalahkan. Sebaliknya, ia menyampaikan mungkin pidato paling mendalam secara moral dalam sejarah kepresidenan: “Tanpa kebencian kepada siapa pun, dengan cinta kasih bagi semua, dengan keteguhan dalam kebenaran sebagaimana Tuhan mengaruniai kita untuk melihat kebenaran itu, marilah kita terus berjuang menyelesaikan pekerjaan yang tengah kita jalani.” Ia mengakui bahwa kedua belah pihak “membaca Alkitab yang sama dan berdoa kepada Tuhan yang sama,” dan bahwa kehancuran akibat perang ini mungkin merupakan hukuman ilahi atas dosa bangsa berupa perbudakan. John Wilkes Booth berada di antara kerumunan pada hari itu.

Linimasa

1809

Lahir di Kentucky

Abraham Lincoln lahir pada 12 Februari di sebuah gubuk kayu berkamar satu dekat Hodgenville, Kentucky. Ayahnya, Thomas, adalah seorang petani dan tukang kayu. Ibunya, Nancy Hanks Lincoln, meninggal karena penyakit susu ketika Abraham berusia sembilan tahun — sebuah kehilangan yang menghantuinya seumur hidup.

1830

Tiba di Illinois

Keluarga Lincoln pindah ke Macon County, Illinois. Pada usia dua puluh satu tahun, Abraham memutuskan hidup mandiri dan menetap di New Salem. Ia bekerja sebagai pegawai toko, kepala kantor pos, dan surveyor sambil belajar hukum secara otodidak di bawah cahaya lilin dari salinan pinjaman Blackstone’s Commentaries.

1834

Terpilih ke Badan Legislatif Illinois

Memenangkan jabatan politik pertamanya sebagai anggota Partai Whig di Illinois General Assembly pada usia dua puluh lima tahun. Ia menjabat empat masa jabatan berturut-turut sambil membangun praktik hukumnya di Springfield.

1842

Menikahi Mary Todd

Menikahi Mary Todd dari Lexington, Kentucky — seorang perempuan berpendidikan tinggi dari keluarga pemilik budak terpandang. Masa pacaran mereka penuh gejolak, dan pernikahan mereka diwarnai kasih sayang sekaligus kesulitan. Mereka dikaruniai empat putra; hanya satu yang bertahan hingga dewasa.

1858

Debat Lincoln–Douglas

Menantang Senator Stephen A. Douglas dalam tujuh debat publik di seluruh Illinois mengenai persoalan perluasan perbudakan. Lincoln kalah dalam perebutan kursi Senat, namun memperoleh pengakuan nasional. Argumennya bahwa ‘rumah yang terpecah melawan dirinya sendiri tidak akan mampu berdiri’ merumuskan taruhan moral dari krisis yang akan datang.

1860

Terpilih sebagai Presiden

Memenangkan kursi kepresidenan hanya dengan 39,8% suara populer dalam persaingan empat arah. Namanya bahkan tidak tercantum dalam surat suara di sepuluh negara bagian Selatan. Sebelum pelantikannya, tujuh negara bagian memisahkan diri dari Uni. Pada saat ia mengucapkan sumpah jabatan pada 4 Maret 1861, negara itu sudah mulai terpecah belah.

1863

Proklamasi Emansipasi

Berlaku efektif sejak 1 Januari, Proklamasi ini menyatakan kebebasan bagi para budak di wilayah Konfederasi. Dipadukan dengan kemenangan Uni di Gettysburg dan Vicksburg pada Juli, proklamasi ini mengubah tujuan perang dan membuka jalan bagi warga kulit hitam Amerika untuk berdinas militer.

1865

Pembunuhan

Ditembak oleh John Wilkes Booth di Ford’s Theatre pada 14 April 1865 — lima hari setelah penyerahan diri Lee di Appomattox. Lincoln meninggal keesokan paginya pukul 07.22. Menteri Perang Edwin Stanton dikabarkan berkata: ‘Kini ia menjadi milik zaman.’

Tokoh-Tokoh Penting

Frederick Douglass
Pemimpin Abolisionis

Frederick Douglass

Lahir sebagai budak, Frederick Douglass tumbuh menjadi suara paling berpengaruh bagi gerakan abolisi di Amerika. Ia bertemu Lincoln tiga kali di Gedung Putih — pertemuan luar biasa antara seorang mantan budak dan presiden. Douglass mendorong Lincoln menuju emansipasi dan perlakuan setara bagi tentara kulit hitam. Hubungan mereka rumit: Douglass mengkritik kehati-hatian Lincoln, sementara Lincoln menghargai otoritas moral Douglass. Setelah kematian Lincoln, Douglass menyebutnya ‘presiden orang kulit hitam yang sesungguhnya’ — sembari mengakui bahwa Lincoln adalah, ‘dalam kepentingannya, pergaulannya, cara berpikirnya, dan prasangkanya, presiden orang kulit putih.’

Mary Todd Lincoln
Istri dan Pendamping

Mary Todd Lincoln

Cerdas, cermat secara politik, namun labil secara emosional, Mary Todd Lincoln adalah sekaligus pendukung terbesar Lincoln dan bebannya yang paling berat. Ia memberi saran mengenai penunjukan pejabat dan strategi, mengelola Gedung Putih selama masa perang, dan menanggung kematian dua putranya — Eddie yang hampir berusia empat tahun dan Willie yang berusia sebelas tahun. Pengeluarannya yang boros dan perilakunya yang tak menentu terus-menerus menuai kritik. Setelah pembunuhan Lincoln, ia tenggelam dalam duka yang begitu mendalam sehingga putranya yang masih hidup, Robert, sempat memasukkannya ke rumah sakit jiwa untuk sementara waktu. Ia meninggal pada 1882, hancur oleh kehilangan yang tak seharusnya ditanggung oleh siapa pun.

Abraham Lincoln
Pria yang menyelamatkan Uni dan membebaskan suatu bangsa.

Warisan Abraham Lincoln

Pembunuhan Lincoln mengubahnya dari seorang presiden masa perang yang kontroversial menjadi seorang santo bangsa. Pria yang pernah diejek sebagai babon, tiran, dan orang bodoh berubah menjadi penyelamat Uni yang mati syahid. Namun Lincoln yang sesungguhnya jauh lebih menarik daripada mitosnya: seorang pengacara otodidak dari wilayah perbatasan yang menderita depresi begitu parah hingga suatu kali ia takut membawa pisau, yang melontarkan lelucon dalam rapat kabinet sementara ratusan ribu orang tewas, yang mengubah pandangannya soal kesetaraan ras secara perlahan dan tak sempurna, dan yang pada akhirnya menemukan keberanian moral untuk melakukan apa yang belum pernah dilakukan presiden Amerika mana pun sebelumnya.

Amandemen Ketiga Belas menghapuskan perbudakan. Amandemen Keempat Belas memberikan kewarganegaraan dan perlindungan yang setara. Amandemen Kelima Belas menjamin hak untuk memilih tanpa memandang ras. Amandemen-amandemen ini — warisan sejati Lincoln — membangun ulang Konstitusi itu sendiri. Bacalah kisahnya dalam kata-katanya sendiri — ePub sudut pandang orang pertama ini membawa Anda masuk ke dalam benak pria yang mempersatukan sebuah bangsa.

Dapatkan Biografi Lengkap dalam Sudut Pandang Pertama

Baca kisah Abraham Lincoln yang dituturkan dengan suaranya sendiri — 8 bab narasi sinematik dari sudut pandang pertama.

Lanjutkan Percakapan

Anda telah mendengar kisahnya. Kini tanyakan apa saja.

Bicara dengan Abraham Lincoln